Kali ini saya mau share tentang bagian yang begitu mengena saat workshop MEC siang ini. Saat kami sebagai peserta ditanya:
“Siapa yang mau jadi orang kaya?” serempak kami menjawab: “Sayaa..!”
“Siapa yang mau jadi orang miskin?” Hening pun memenuhi ruangan.
Lalu fasilitator kami, Bapak Chairul Anam menjelaskan bahwa sebenarnya tak ada satupun manusia yang miskin di dunia ini. Beliau menjelaskan sambil memutar sebuah film yang isinya tentang kebesaran Allah yang menciptakan luasnya alam semesta sehingga kita amatlah kecil jika dibandingkan planet-planet dan tata surya serta galaksi-galaksi yang begitu taat mematuhi titah-Nya. Setelah itu diputarkan kembali betapa luar biasanya segala sesuatu yang ada di dalam tubuh kita.
Mulai dari jantung yang merupakan pompa paling efisien di jagat raya ini, betapa tidak? Jantung bekerja memompa darah ke seluruh pembuluh darah manusia selama 24 jam tanpa henti sedetik pun! Dan taukah kawan? bahwa panjang pembuluh darah kita jika diluruskan sampai dengan 6000 km. Dan perjalan sejauh itu yang ditempuh oleh darah hanya menghabiskan waktu 23 detik per putaran! Ini baru jantung dan pembuluh darah, belum yang lainnya.. Subhanallah..
Bayangkan betapa kaya Allah SWT Sang Pemilik Alam semesta yang memberikan kita sedikit kemurahannya. Dan itu pun sebenarnya sudah merupakan sesuatu yang sangat-sangat berharga untuk kita.Kira-kira kalau ada yang mau menukar 10 buah mobil ferrari dengan mata anda, mau atau tidak? tentu tidak mau kan. Kalau ada yang mau menukar 10 pesawat boeing dengan jantung anda bagaimana? atau ada yang mau menukar 50 trilliun dengan otak anda? pasti semua menjawab tidak mau.
Yuk, coba kita hitung-hitung kekayaan kita:
misalkan mata tadi seharga 10 buah mobil ferrari = 10 x Rp 3.000.000.000 = Rp. 30.000.000.000
Jantung seharga 5 pesawat boeing = 10*Rp 320.000.000.000 = Rp 3.200.000.000.000
Dan Otak seharga Rp 50.000.000.000.000
Baru tiga organ tubuh kita saja, kekayaan kita itu sudah sekitar Rp 53.230.000.000.000. Nah kalau begitu ya beda-beda tipislah kekayaan kita dengan Abu rizal bakrie.
Jadi, jangan selalu mengeluh dengan keadaan! Allah sudah memberikan modal yang sangat besar untuk kita bukan? Maka, teruslah berusaha hingga mimpi menjadi nyata!


September 24, 2011 pukul 10:31 pm
Allahuakbar!!
“Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan?”
September 25, 2011 pukul 1:20 pm
saat diberi kemalangan besabarlah dan disaat lapang bersyukurlah..
September 25, 2011 pukul 1:53 pm
nggih mbak… *nunduk