Ayam kuluyuk suka-suka aku!

Jum’at siang yang panas. Tiba-tiba perut saya berbunyi dengan merdunya memainkan sebuah tembang yang berjudul ‘kelaparaan’. Hehee… Lihat-lihat isi kulkas yang ada cuma ayam, telur, paprika, nanas sisa rujakan kemarin, beserta bumbu-bumbu masak dan sayuran lainnya. Akhirnya saya putuskan untuk memasak bahan yg alakadarnya itu.

Hmm.. mikir-mikir kira-kira makanan apa yang bisa dibuat dengan bahan-bahan itu, atau paling tidak sedikit nyerempetlah rasanya. 1 menit..2 menit.. 3 menit.. Yap! Ayam Kuluyuk. Oke, yang harus dilakukan pertamakali tentu saja memutilasi 1/2 kg ayam menjadi potongan-potongan kecil. Setelah itu dicuci bersih dan dicampur kedalam larutan jeruk nipis,air dan garam. Ini dilakukan supaya ayam nantinya tidak berbau amis.

Kemudian siapkan campuran terigu, garam dan penyedap rasa secukupnya, serta merica. Kalau yang suka pedas terutama saya sendiri, saya lebih suka menuangkan merica banyak-banyak ke dalam campuran itu. Baca entri selengkapnya »

Perjalanan ini terasa sangat menggiurkan..

Pagi ini saya bersiap berangkat menuju Simpang Lima. Pukul 06.30, gerbang kos akhirnya dibuka juga, bebas! saya langsung menyalakan motor dan tancap gas menuju TKP. Biasanya, setiap minggu pagi, suasana di Simpang Lima seperti pasar tumpah. Segala macam barang bisa ditemukan di sana. Mulai dari yang baru sampai yang paling bekas sekali pun. Nah, maksud dan tujuan saya hari ini ke tempat ini bukanlah untuk membeli salah satu dari barang-barang tersebut. Tapi justru untuk menjual baju layak pakai bersama teman kampus saya yang sudah ada di tempat sejak jam 5.30 pagi. Sesampainya di sana saya tidak juga menemukan mereka. Kemanakah gerangan?? Akhirnya setelah minta petunjuk dari mbah Hilda (hehee….Pizz..hil :P ) dan thowaf mengelilingi lapangan mereka ketemu juga.

Acara berjualan pagi ini pun tidak berlangsung lama. sekitar pukul 08.00 kita sudah mulai bubar jalan. Alhamdulillah walaupun penghasilan tidak banyak, tetap harus disyukuri. Lumayan buat nambah kas angkatan. Setelah semua barang masuk kembali ke mobil, kami semua berpisah menempuh jalannya masing-masing. Ada yang langsung pulang, jalan-jalan, atau memilih untuk tetap di Simpang Lima. Dan saya termasuk di golongan yang ketiga. Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.