Pilih mana, Tingkatkan Kekuatan atau Perbaiki Kelemahan?

Akhir-akhir ini memang cuaca cukup dingin tapi organisasi kampus sedang panas-panasnya. Banyak diskusi soal ini, kadang banyak mahasiswa yang memang memilih untuk stop organisasi dan memperbaiki IPK dibanding melanjutkan ke jenjang yang lebih mengasah softskill atau bakat yang mereka punya. Kalau dibilang apatis? ya tidak juga, lah wong mereka-mereka ini juga banyak berkontribusi selama kurang lebih 1-2 tahun kok. Lantas, apa sih yang sebenarnya dikhawatirkan?

Saya sendiri merasakan IPK saya memang sedikit merosot ketika saya ikut di organisasi. Tapi ya masih wajar lah karena masih IPK saya masih di atas 3. Sebenernya untuk saya sendiri, saya lebih menyukai organisasi yang banyak mengasah otak kanan saya dibanding dunia perkuliahan yang lebih memanjakan otak kiri saya. Saya merasakan lebih memiliki bakat di dunia pengelolaan sumber daya manusia, lobbying, komunikasi dan design grafis dibanding jika saya disuruh belajar statistik yang sampai saat ini saya masih sering dibuat pusing dengan semua jenis-jenis distribusi yang ada. Ya itulah kekuatan dan kelemahan saya.

Nah, ngomong-ngomong, demi menjadi pemenang, manakah yang seharusnya kita titik beratkan, kekuatan atau kelemahan? Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Organization. 3 Komentar »

Memilah-milih mendingan jadi Sang Pemilih

Setelah membaca sebuah buku dan sedikit mengerti tentang organisasi (dan menyambung-nyambungkan antara keduanya), sepertinya ada kaitan langsung antara sejauh mana kita efektif di lingkungan kita dan seberapa banyak tanggung jawab kita disana. Semakin kita proaktif, semakin besar kemungkinan kita untuk mewujudkan impian dan meraih keberhasilan. Semua itu tergantung bagaimana kita memandang kehidupan secara keseluruhan, dan yang lebih penting bagaimana setiap orang yang berada di atas berusaha menemukan potensi anggotanya sehingga mereka dapat berprestasi dengan baik.

Kebalikannya juga sama sebenarnya: Semakin kita tidak mau mengambil tanggung jawab untuk diri sendiri dan memberikan kontribusi yang sedikit, semakin sulit untuk menjadi efektif. Sebentar-sebentar, sepertinya saya lupa untuk menjelaskan arti kata-kata aneh di atas. So, kita pending dulu tulisan ini dan kita tanya mbah google. hehee..

Apa itu Efektif?
Sejauh yang saya tau dari mbah google yang sepertinya arti kata efektif ini sendiri masih simpang siur, mari kita simpulkan saja bahwa efektif itu berarti tepat guna. Ya intinya berfungsinya ‘sesuatu’ untuk mencapai tujuannya.

Apa sih Proaktif itu?
Proaktif tidak sekedar berarti biasa mengambil inisiatif. Tetapi selain berinisiatif, juga memahami dengan jeli permasalahan yang dihadapinya dengan kaca mata nilai yang akurat, dan tidak semata mengikuti perasaan. Orang proaktif dapat meletakkan perasaan setelah nilai. Orang proaktif memahami dengan baik kekuatan dan kelemahan di
dalam dan di luar dirinya, dan ia dapat menjadi manajer yang baik terhadap hal-hal tersebut untuk kemajuan dirinya.

Dan hubungan antara tanggung jawab dan efektivitas tergambar seperti di bawah : Baca entri selengkapnya »

Kepribadian Berdasarkan Kertas (Wawancara HMTI-Tahap 3)

Setelah menyusun konsep oprec HMTI dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, akhirnya kami memutuskan untuk membuat wawancara dalam tiga tahap. Pada tahap pertama, para kandidat akan diwawancarai oleh ketua departemen dan sekertaris departemen. Mereka akan di uji pengetahuan dan komitmen tentang departemen yang dipilihnya. Sedangkan di tahap kedua, kandidat tersebut akan berhadapan dengan Tim Penelitian dan Pengembangan. Disini, para LitbangErs dituntut untuk mengupas habis sisi personal kandidat terebut, agar nantinya para litbang mudah untuk memahami karakter setiap individu yang akan menjadi fungsionaris HMTI.

Tahap yang terakhir yaitu tahap ketiga, para kandidat akan langsung diinvestigasi oleh pasangan Ketua danSekertaris Umum HMTI. Sebelum mengikuti wawancara ditahap ini, biasanya selalu diberikan warning di awal yang kalimatnya kira-kira begini:

“Ya, tadi kan kamu di departemen lebih ditanyakan soal pengetahuan departemen tersebut, di litbang lebih ke personal kamu. Nah, kalau disini kami bertanya secara keseluruhan saja. Nanti kami akan memberikan isu-isu tertentu, dan tidak semua isu tersebut benar. Jadi, jangan ditelan mentah-mentah. Jika butuh waktu berpikir, langsung minta saja, karena kami tidak mau mendengar jawaban yang asal-asalan. Dan yang paling penting jangan mudah goyah, pertahankan argumen yang menurut kamu benar serta jangan pernah menunjukkan wajah bingung atau plin-plan karena itu sangat mengganggu pemandangan.” (heheee…awalan yang cukup sangaar!) Baca entri selengkapnya »

PROFIL HMTI

HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO

Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) merupakan lembaga kampus legal tertinggi ditingkat Program studi Teknik Industri Universitas Diponegoro. Sejak pertama kali didirikan, yakni pada tanggal 15 Mei 1999, HMTI sudah mengikrarkan diri sebagai pelayan mahasiswa serta sebagai wadah penyambung aspirasi mahasiswa kepada pihak birokrasi terutama pihak program studi yang notabene adalah para ibu/bapak dosen Teknik Industri sendiri.

Sebagai sebuah organisasi milik mahasiswa yang didukung oleh pihak program studi baik secara moril dan materil, HMTI menjadi organisasi yang menjadi tumpuan dan harapan bagi mahasiswa untuk mempermudah urusan akademik mahasiswa termasuk mengkaji tentang bagaimana meningkatkan kualitas mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan. Akademik, softskill, serta kemandirian mahasiswa merupakan bahasan yang intens dikaji dalam lembaga ini.

Berikut visi dan misi HMTI.

Visi Himpunan Mahasiswa Teknik Industri adalah :

  1. Menjadi unsur perekat Mahasiswa Program Studi Teknik Industri.
  2. Menjadi akselerator perwujudan mahasiswa yang berkemampuan kompetitif di era globalisasi.
  3. Menjadi wadah untuk membentuk seorang industriawan yang berkarakter, cerdas dan luas jaringannya
  4. Menjadi dinamisator pembelajaran budaya pelayanan dan kewirausahaan. Baca entri selengkapnya »

Leadership Training

LEADERSHIP TRAINING ANTARA SUPLEMEN DAN STRATEGI :
Suplemen:
Leadership Training sesuai dengan Kurikulum Kaderisasi KM UNDIP 2007 Yang Disempurnakan adalah pelatihan suplemen  yang diberikan kepada mahasiswa semester genap (semester II) untuk melengkapi keilmuan yang didapat pada LKMM Pra Dasar dan mempersiapkan ke LKMM Dasar. Suplemen ini juga bisa dijadikan sebagai pemantapan kerja calon-calon fungsionaris di Himpunan Mahasiswa.

Strategi :
- berorientasi nilai
- berorientasi LKMM Dasar untuk Pemira
- salah satu cara “mengamankan” HMJ
-  bila tidak dijaga “keagungan” LT UNDIP, maka akan “merusak” citra LT karena orientasinya  hanya untuk Pemira HMJ

Tahap Persiapan
a. Screening data mahasiswa semester II aktif
(IPk, Peng. Org, Jabatan sekarang, keterbutuhan)
b. Penyebaran undangan
c. Open rekruitmen peserta dengan komitmen
d. Open rekruitmen panitia teknis (angkatan non-LT)

Tahap Pembekalan
a. Pembekalan Orientasi
b. Pembekalan H-2 acara
c. TFT Panitia H-1 acara

Tahap Pelaksanaan
a. Kurikulum sesuai dengan kurikulum  2007 dengan penambahan ciri khas Jurusan
b. Sesuai standar training
c. Pendampingan Trainer
d. Konsultasi Karier
e. Penilaian sesuai dengan standar penilaian
f. Pra-penempatan aktivitas dibimbing senior satu tahun di atasnya
g. Outbound training untuk membedakan dengan LKMM Pra Dasar

Tahap Follow up
a. Pembentukan Panitia LKMM Dasar
* Ketua LKMM Pra Dasar adalah Ketua Panitia LT
* Wakil Ketua LKMM Pra Dasar adalah salah satu dari lima besar LT

TATA CARA PELAKSANAAN
Analisa Kebutuhan
a. Kebutuhan peserta
b. Kebutuhan institusi
Analisa Kualitas
a. Setting fisik (ruang, dekorasi, testimoni, dll)
b. Setting non-fisik (MC, pembicara, moderator, games, dll)
c. Setting materi ‘0’ (motivasi dan spiritual)

IMG_2085

*MATERI 2 Sekolah Kaderisasi, Sabtu, 13 Juni 2009, Aula Teknik Sipil oleh M. Arie Prasetyo

Menanti First Meeting with ‘Panitia PMB Teknik 2009′

semangat2 hari lagi Hari Ahad tgl 14 juni 2009, sudah waktunya untuk mengayuh putaran roda pertama PMB TEKNIK 2009, first meeting with all panitia PMB. Konsep acara PMB sudah nyaris rampung, walaupun ada sedikit perdebatan di dalamnya. Mulai dari tema yang tidak disetujui, sampai pembicara yang dikira kurang pas untuk Mahasiswa Baru. Memang menyatukan pikiran banyak orang itu menjadi kesulitan tersendiri. Yang ada,, kita harusnya mencoba untuk mengerti keinginan satu sama lain. Kadang, saya merasa jenuh untuk memikirkan perubahan-perubahan yang terus dilakukan tanpa melihat esensi dari konsep sebelumnya. Seharusnya, sebelum diadakan perubahan konsep, terlebih dahulu diperjelas apa sebenarnya yang dimaksudkan dari konsep-konsep yang sudah direncanakan. Kalau tidak seperti itu,,alhasil tarik-ulur kepastian waktu fix pematangan konsep, tema dan pembicara jadi hal yang lumrah. Padahal itu bisa membuat kobaran-kobaran api semangat yang sedang membakar diri ‘panitia’ jadi sedikit meredup, walaupun ga banyak-banyak amat. Dan tentunya ketika di internal kita terlihat kompak, pastinya teman-teman panitia pun akan berusaha ‘total’ dalam kepanitiaan PMB ini.

Ya,, terlepas dari permasalahan awal yang sudah biasa terjadi di sebuah kepanitian, tentunya ada kegembiraan tersendiri ketika tahu bahwa sebentar lagi kita akan kedatangan saudara-saudara baru kita yang akan bersama-sama berjuang dalam pergerakan Fakultas Teknik UNDIP tercinta. Oleh karena itu, kita di sini akan terus berusaha untuk memberikan first impression yang terbaik bagi adik-adik baru kita. Yang tentunya adalah bibit-bibit tonggak kemajuan bangsa Indonesia.

Teman-teman,,Bekerja tanpa menyerah kepada rasa letih, adalah tanda adanya sebuah kesungguhan dan melayani tanpa menyerah kepada rasa bosan adalah tanda adanya kasih sayang. karena, apapun yang kita sentuh dengan penuh kecintaan, akan mencapai kualitasnya yang terbaik.

So, jump HIGHER guyz…!!!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.