Rencana Allah memang lebih indah dari rencana kita…


Kisah yang bisa dekat sekali dengan hidup kita… kisah yang mungkin bisa membuat kita mengikhlaskan apa yang terjadi.. karena… percayalah semua sudah ada jalannya…

Pada suatu ketika ada seorang anak muda yang berasal dari kampung dan bermodalkan lulusan SMP mencoba mengadu nasib di Jakarta . Dia melamar ke sebuah perusahaan komputer terkemuka di dunia yang berkantor di Jakarta sebagai office boy atau tukang sapu.

HRD Manager : Anak muda kamu ingin bekerja di sini ?
Anak Muda : Iya Pak, saya mau bekerja sebagai tukang sapu saja di kantor ini
HRD Manager : Baiklah kalau begitu saya akan berikan test tertulis kepada Anda.

Maka test tertulis pun diberikan kepada si anak muda dan terlihat dia bisa mengerjakan test tersebut dengan sangat baik. Setelah waktu mengerjakan test telah usai maka anak muda inipun diminta untuk pulang dan menunggu hasilnya dalam 1 minggu ke depan.

Satu minggu akhirnya berlalu dan anak muda ini dengan penuh keyakinan datang ke perusahaan komputer tersebut untuk memastikan dia bisa bekerja di sana.

Anak Muda : Pak bagaimana hasil test saya ?
HRD Manager : Anak muda hasil test anda sangat baik tapi mohon maaf saat ini
kami tidak bisa menerima anda bekerja di tempat kami.
Anak Muda : Dengan sangat terkejut dia bertanya ‘
kenapa saya tidak diterima padahal hasil test saya sangat baik?’
HRD Manager : Anak muda di formulir data karyawan ada tertulis alamat email
tetapi ternyata anda tidak mengisinya pada saat itu !
Anak Muda : Memangnya email itu apa Pak, saya tidak

punya email sehingga saya tidak tahu harus isi apa !

HRD Manager : Karena itulah anak muda sistem di kantor kami yang menolak

anda karena semua orang di sini harus mempunyai email pribadi.

Dengan perasaan sedih akhirnya diapun meninggalkan perusahaan tersebut dan terus terbayang kata ‘email’ dalam benaknya yang membuat dia gagal di perusahaan tersebut. Karena kecewa diapun akhirnya pulang kembali ke kampung dan dengan sisa semangatnya di mencoba bercocok tanam sebagai lahan kehidupannya.

Lima tahun kemudian di sebuah kampung ada seorang saudagar tomat yang sangat sukses, berita kesuksesannya bahkan sudah menyebar ke kota . Kemudian pada suatu hari ada seorang wartawan perempuan yang berkunjung ke kampung tersebut dan akhirnya bertemu dengan saudagar tomat yang sangat sukses tersebut.

Wartawan : Pak apakah bisa ceritakan bagaimana perjalanan hidup Bapak
sehingga bisa menjadi saudagar tomat yang sangat sukses seperti
ini ?

Saudagar Tomat inipun bercerita banyak kepada sang wartawan dan kemudian pada akhir wawancara :

Wartawan : Pak terima kasih atas ceritanya, apakah Bapak punya email
supaya nanti kami mudah untuk berkomunikasi dengan Bapak
Saudagar Tomat : Mendengar kata ‘email’ dia mengkerutkan dahinya sambil berkata

“Ibu Wartawan, saya tidak punya email dan kalaupun saya
mempunyai email dalam hidup ini mungkin saya tidak bisa
menjadi saudagar tomat yang sukses di kampung ini dan saya
mungkin hanyalah menjadi seorang tukang sapu di Jakarta .

Seorang bijak pernah berkata bahwa dalam kehidupan ini selalu ada kabar baik dan kabar buruk, kita tidak pernah tahu apa maksud itu semua yang sedang disiapkan Sang Maha Pencipta untuk kita. Yang bisa kita lakukan, baik itu kabar baik ataupun kabar buruk adalah menjalankannya dengan pikiran dan hati yang positif karena kita percaya di balik itu semua ada sebuah rencana besar yang sedang disiapkan Sang Maha Pencipta bagi kita untuk menjadikan kita semakin bermakna dan semakin besar.

Krisis mungkin sedang melanda kita saat ini, kita menjadi orang yang sukses atau tidak tergantung bagaimana kita memandang dan menyikapi krisis ini. Kalau kita yakin kita bisa melewatinya maka krisis menjadi batu loncatan besar bagi hidup kita untuk menjadi lebih baik tetapi kalau kita hanya berpikir negatif dan akhirnya bertindak negatif maka krisis inilah yang akan menghancurkan hidup kita.

Sebuah pepatah sangat terkenal berkata : Anda akan menjadi seperti apa yang sering anda pikirkan !

http://qodirjae.wordpress.com/2010/04/12/tulisan-bagus-nih/

6 Tanggapan to “Rencana Allah memang lebih indah dari rencana kita…”

  1. Syuaa Says:

    Copas bil?
    Tapi nyesek juga. hufft harusnya w g usah punya HP kali ya, biar klo pas pendaftaran kerja di tanya noHP gue kosongin aja.😛

    Musti belajar mengambil hikmah dari setiap kejadian. w terlalu sering down klo udah gagal satu langkah.😦

  2. Biru Laut Says:

    IYaa td pas lg nyari materi buat kuliah..tiba2 aja nemu tulisan kayak gini…pas dibaca ternyata bagus banget..banyak hikmahnya… yap. aku juga suka down kalau lg gagal.. tapi kalau inget semua ada yang ngatur…yaa..ikhlas ajaa….
    tapi ya ga usah segitunya syuaa.. masa sampai ga nulis no hape…sengaja itu maaah…hahahaa

  3. Syuaa Says:

    Lama taq updat lagi teh, sibuk bener kyaknya. sama’nya sih w jg.😛

  4. anggita Says:

    bagus banged…..:)
    tersentuh baca artikel ini, like this!!!

    • Biru Laut Says:

      iyaa sama..makanya langsung repost di sini.. kadang2 emang jalan Allah tidak disangka2..tinggal kitanya aja yg ikhlas dgn ketentuan-Nya atau tidak..🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: