Nonton mayat tanpa kulit di FX Jakarta


Mencari kebebasan setelah lama terjebak di Makro bersama serombongan ibu-ibu RT (termasuk ibu saya di dalamnya) dalam rangka belanja bulanan untuk persiapan Ramadhan. Yang lamanya MasyaAllah.. Hehee.. Bukan maksud hati meninggakan ibunda, tapi waktu yang ditentukan sudah tiba. Yap, beberapa hari sebelumnya saya sudah menetapkan janji pergi bersama teman-teman saya. Tepat jam 09.30 handphone saya bergetar dan muncul tulisan “Mute, gw otw nih. ntar gw langsung jemput ya. Lw tunggu aja”. Beberapa menit kemudian teman saya yang bernama Dhimas atau sering saya  panggil dengan sebutan om dim akhirnya datang juga. Kami langsung meluncur ke UKI untuk bertemu dengan teman saya yang lain. Sesampainya di UKI, ternyata si Noor belum nampak batang hidungnya. Alhasil kami menunggu sampai matahari mulai menyengatkan panasnya. Setelah menunggu hampir 1 jam, barulah dia muncul dari kejauhan, ternyata pagi itu Noor mendapatkan mandat langsung dari Ibunya untuk mengambil barang dari salah satu rumahnya. (Panteesss lamaa banget jeng..)

Saat di mobil sebenarnya kami masih kebingungan mau pergi kemana. Kebetulan si Om punya info bagus kalau di FX sedang berlangsung Anatomy Show. Karena tidak ada pilihan lain, kami langsung tancap gas menuju FX. Tempat ini tergolong baru di Jakarta, mungkin umurnya baru sekitar 1 tahun. Dan berhubung saya lama menetap di Semarang, akhirnya jadi buta tempat-tempat baru di Jakarta. Begitu memasuki FX, saya malah kebingungan melihat desain interiornya yang menurut saya terlalu rumit untuk sebuah Mall. Bahkan jadi memberikan kesan sempit pada ruangan. Dan untuk mengimbanginya saya menjumpai banyak kaca disetiap sudut ruang, yang akhirnya membuat si Om tidak tahan lagi untuk berkomentar : “Banyak banget dah kacanya, bikin gw pengen ngaca mulu dari tadi.” Hahaa.. itu mah si Om aja yang keganjenan.

Naik ke lantai 3 dan masih mikir-mikir untuk masuk ke ruang pameran. 70 Ribu booo??? ga salah nih cuma pameran doang??. Tapi.. karena sudah terlanjur niat untuk melihat event yang biasanya cuma ada di Amerika, yasudahlah kami putuskan untuk berkorban. Kebetulan sambil menikmati sajian potongan tubuh manusia, kedua teman saya ini hobby sekali dengan photography. Sayang, hasil foto2 mereka masih di kamera, jadi tidak bisa di Upload di blog ini. Tapi tenang saja, ada beberapa gambar yang saya ambil lewat kamera handphone. Yuk, lihat bagian-bagian tubuh kita..

pameran anatomi tubuh kali ini menggunakan metode pengawetan terbaru, yaitu polymer impregnation. Caranya, cairan tubuh digantikan oleh cairan plastik yang kemudian dikeraskan untuk membuat anatomi spesimen menjadi padat dan bertahan selamanya.Proses ini adalah proses terbaik untuk mengawetkan jaringan tubuh yang paling halus agar tubuh tetap utuh dalam lingkangan mikroskopik sehingga spesimen yang diawetkan tersebut benar-benar otentik.

Nah, kalau yang diatas ini perbedaan antara paru-paru perokok dan paru-paru orang normal. Lihat saja bedanya, paru-paru perokok yang ada di sebelah kanan dilihat dari warnanya saja sudah tidak karuan, abu-abu biru kehitaman. Bahkan jaringan pembuluh darah yang ada disekitarnya sudah tidak layak guna lagi sepertinya. Tentu sangat berbeda dengan paru-paru manusia yang tidak merokok yang terdapat di sebelah kiri. Begitu segar dan bersih. Sudah jelas bukan dampak dari rokok untuk tubuh kita??

Gambar diatas merupakan gambar penampang lintang dari keseluruhan tubuh manusia. Bisa dibayangkan setiap milinya tubuh kita dipotong secara horizontal untuk mengetahui bentuk tiap helainya. Selain potongan horizontal, potongon vertikal juga ada. Tapi, sayang saya tidak sempat mengabadikannya.

Dan tahu kah kawan? bahwa setiap spesimen ini asli dari mayat manusia. Sampai hari ini jumlah orang yang rela mendonorkan tubuhnya setelah mati untuk Mactus (perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan ini) mencapai 1000 0rang. Dan semua yang nanti mayatnya akan dipamerkan, identitas orang tersebut akan dirahasiakan. Bagaimana, ada yang tertarik menjadi donor?? Kalau saya sih ya jelas-jelas tidak…hehee..

Yup, sekian dulu saja laporan dari FX jakarta, karena sepertinya Adzan maghrib sudah berkumandang. Waktunya berbuka puasaaa…. Alhamdulillah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: