Renungan Sayyidina Ali bin Abi Thalib


Tepat pukul 19:54 hari ini (baru beberapa menit yang lalu), tiba-tiba Hp saya berbunyi. Muncul sebuah pesan dari seorang kawan yang sudah lama sekali saya tidak bersua dengannya. Sebuah pesan yang sangat membuat saya merasa benar-benar tersindir.

Mari kita renungkan kalam sayyidina Ali Karramallahu Wajhah :

Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan

Keyakinan hanya tinggal pemikiran yang tidak berbekas dalam perbuatan

Ada orang baik tapi tidak berakal, ada orang berakal tapi tidak beriman

Ada yang berlisan fasih tapi berhati lalai, ada yang khusyu` namun sibuk dalam kesendirian

Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombong iblis, ada ahli maksiat tapi rendah hati bagaikan sufi

Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat, ada yang banyak menangis karena kufur nikmat

Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat, ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut

Ada yang berlisan bijak tapi tidak memberi teladan, ada juga penzina yang tampil sebagai figur panutan

Ada yang punya ilmu tapi tidak paham, ada yang paham ilmu tapi tidak mengamalkannya

Ada yang pintar tapi tukang membodohi umat, ada yang bodoh malah sok pintar

Ada yang beragama tapi tidak berakhlaq, ada yang berakhlaq tapi tidak bertuhan

Lalu di antara semua itu, di mana aku berada ?

*Astagfirullahaladzim.. ampuni dosa ku ya Rabb…

3 Tanggapan to “Renungan Sayyidina Ali bin Abi Thalib”

  1. Adibintar Zoom Says:

    Yaa Alloh, hamba berlindung dari hal2 demikian… Amiin Ya robb…

  2. zumri Says:

    subhanallah, anna tersadar, ampuni hamba yaa allah, syukran


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: