Taklukan dan jadilah pasukan terbaik-Nya!


Alhamdulillah saya mendapat kesempatan mengikuti sebuah event di Teknik Industri UNDIP yang bernama Moslem Entrepreneur Challenge (MEC). MEC merupakan sebuah kelas bisnis khusus untuk mahasiswa muslim TI yang workshopnya diadakan setiap sabtu dan ahad. Fasilitator kami adalah orang-orang yang luar biasa!. Mulai dari mahasiswa sampai pengusaha-pengusaha yang sukses dalam bidangnya masing-masing. Seleksi ketat terjadi di sini, peserta yang tidak mengikuti salah satu dari beberapa bulan rangkaian training ini akan dianggap gugur. Hanya yang benar-benar berazzam kuat yang akan terus melaju hingga akhir tantangan! Dan saya maju bersama partner saya, Dian, dengan team bernama AL-Manar.🙂

Sungguh banyak sekali ilmu yang  saya dapatkan di event ini.. benar-benar memacu semangat! . Fasilitator kami kali ini adalah  seorang dosen fisika sekaligus seorang pengusaha bernama Chairul anam. Beliau mengajarkan kami tentang The view of life. Cara pandang kita terhadap kehidupan sangat tergantung dari lingkungan yang kita, apa-apa yang kita dengar, yang kita lihat atau kita baca.

Untuk menjadi pengusaha yang sukses harus memiliki prinsip yang kuat. Prinsip yang bagaimana? prinsip yang terbaik adalah prinsip hakiki yang mengantarkan kita pada kesuksesan melalui jalan-jalan yang benar. Terkadang memang visi itu seperti tujuan dalam sebuah perjalanan. Misalnya saja kita akan pergi ke Jakarta, tentu saja kita akan melihat berbagai hal dalam perjalanan kita. Mulai dari hal yang menyenangkan hingga menyedihkan. Kita bisa saja terlalaikan saat menikmati kesenangan yang sangat menggoda atau kita akan terhenti saat  berhadapan dengan pahitnya kesedihan yang begitu dalam. Tapi ingatlah, bahwa setiap prinsip yang hakiki muncul dari kesadaran akan hubungan kita dengan Allah SWT dan akan mendorong manusia untuk melakukan apa saja demi tercapai tujuan dengan cara yang sesuai dengan syariah-Nya.

Masih ingat tentang penaklukan konstantinopel oleh tentara Muslim? Sebelum penaklukan tersebut Rasulullah SAW pernah bersabda:

Abu Qubail menuturkan dari Abdullah bin Amr bin Ash, “Suatu ketika kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau ditanya, “Mana yang terkalahkan lebih dahulu, Konstantinopel atau Romawi?” Beliau menjawab,“Kota Heraklius-lah yang akan terkalahkan lebih dulu.” Maksudnya adalah Konstantinopel.” [H.R. Ahmad, Ad-Darimi, Al-Hakim]

“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]

Kalau ada sosok yang ditunggu-tunggu kedatangannya sepanjang sejarah Islam, dimana setiap orang ingin menjadi sosok itu, maka dia adalah sang penakluk Konstantinopel. Bahkan para shahabat Nabi sendiri pun berebutan ingin menjadi orang yang diceritakan Nabi SAW dalam sabdanya. Betapa tidak, beliau SAW memang betul-betul memuji sosok itu.

Siapa yang tidak ingin menjadi orang yang telah dipuji oleh Rasulullah SAW? Dan siapa yang tidak ingin menjadi penakluk Konstantinopel dan Romawi? Di zaman itu, bisa menaklukkan 2 negeri itu tentunya sebuah prestasi besar.Konstantinopel memang sebuah kota yang sangat kuat, dan hanya sosok yang kuat pula yang dapat menaklukkannya. Sepanjang sejarah kota itu menjadi kota pusat peradaban barat, dan memang tidak pernah ada satu pun lawan yang mampu menembus benteng pertahanannya. Benteng Bosporus memang terlalu tinggi temboknya, terlalu tebal dindingnya. Bahkan benteng itu dikelilingi oleh laut yang membuat musuh yang ingin menerobos akan frustasi.

Namun akhirnya benteng itu jebol juga, dan kota Konstantinopel menyerah. Pahlawan muslim yang ditakdirkan menjadi orang yang telah dikabarkan Rasulullah SAW itu adalah Sultan Muhammad Al-Fatih. Al-Fatih adalah gelar untuk beliau yang maknanya Sang Penakluk atau Sang Pembebas. Karena beliau adalah orang yang berhasil membebaskan jantung Eropa ke tangan Islam. Dan sabda Rasulullah SAW  akhirnya menjadi kenyataan setelah 700 tahun penantian kaum muslimin.

Dari kisah ini ditunjukkan betapa besar dan kerasnya usaha yang dilakukan umat muslim pada saat itu demi menjadi umat yang dibanggakan oleh Rasulullah. Hingga 700 tahun mencoba dan akhirnya takluklah konstantinopel. Maka kita, sebagai pemuda muslim seharusnya membuat tujuan atau visi yang begitu besar demi membawa sesuatu yang bisa dibanggakan saat dipanggil oleh Allah SWT. Anggaplah tujuan kita itu konstantinopel, Taklukan! Dan jadilah pemimpin dan pasukan terbaik-Nya!

Ditulis dalam Reportase. 10 Comments »

10 Tanggapan to “Taklukan dan jadilah pasukan terbaik-Nya!”

  1. Yandri Mahaldy Z Says:

    so.. apakah “konstantinopel” mbak sabila?😀

  2. Biru Laut Says:

    hahaa.. ngikut jd bos tuh gmn caranya?? jadi partner aja lah kita da.. da buka usaha lain biar jadi 1 rantai pasok. jadi kan saling memakmurkan..😀 so, what’s your konstantinopel?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: