KKN Part 1 : Sosialisasi Sebelum Kegiatan


Universitas Diponegoro kembali mengadakan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang diselenggarakan untuk memberikan pendidikan pelengkap kepada mahasiswa dan membantu pemberdayaan masyarakat utamanya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan dan peningkatan usaha kecil menengah (UKM). Kegiatan yang rencananya diselenggarakan selama 35 hari ini, dibuka oleh Pembantu Rektor III, Drs. Warsito, SU di Lapangan Gedung Widya Puraya Kampus Undip Tembalang pada tanggal 18 Januari 2012. KKN  TIM I Tahun 2012 Undip mengambil tema Kesehatan, UKM dan Potensi Unggulan yang dilaksanakan di 4 kabupaten yaitu Kabupaten Temanggung, Semarang, Kudus dan Jepara.


Untuk kabupaten Temanggung sendiri dibagi menjadi 5 Kecamatan, yaitu Selopampang, Kaloran, Kandangan, Tlogomulyo, dan Kledung. Setelah upacara pelepasan (19/1), TIM I KKN Undip kecamatan Selopampang mendapatkan pembekalan singkat dari DPL II, Andi W, S.Sos, M.Si dan kemudian berangkat ke tempat KKN yang telah ditentukan. Keesokan harinya,  TIM I KKN Undip kecamatan Selopampang melaksanakan upacara penerimaan di kantor kecamatan Selopampang yang dibuka oleh Camat Selopampang, Agus Megantoro, S. Sos. Kecamatan Selopampang dibagi menjadi 12 desa yang diantaranya adalah desa Selopampang, Bulan, Tanggulanom, Kacepit, Plumbon, Gambasan, Kebon Agung, Bagusan, Ngaditirto, Salamrejo, Bumiayu, dan Jetis.


 

Selama 1 minggu pertama, TIM I KKN Undip desa Selopampang yang terdiri dari 14 mahasiswa ini, melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat setempat dan menyampaikan rencana program kerja yang akan dilakukan selama 35 hari dalam forum Musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa).

Program-program yang telah didiskusikan oleh masyarakat dan perangkat desa, antara lain :

  1. Kurangnya pengetahuan dalam hal pembukuan keuangan desa yang baik dan benar.
  2. Belum adanya sarana penunjuk arah desa dan sarana informasi lain yang memadai.
  3. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk memisahkan antara sampah organik dan sampah anorganik.
  4. Banyaknya anak-anak SD yang harus dikenalkan dunia perikanan.
  5. Perlunya mengembangkan kemampuan berhitung pada anak TK.
  6. Tidak berfungsingnya rumah pengolahan kompos.
  7. Masih adanya penderita gizi buruk.
  8. Berhentinya produksi nugget yang ada di masyarakat.
  9. Perlunya pengetahuan gizi balita dan ibu hamil kepada para kader dan bidan desa.
  10. Perlunya pengenalan bidang jurnalistik terhadap masyarakat.
  11. Kurang maksimalnya pengolahan sampah pada pasar besar.
  12. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan.
  13. Kurangnya pendidikan di luar sekolah.
  14. Tidak adanya waktu khusus bagi anak-anak usia sekolah untuk belajar.
  15. Pengetahuan perangkat desa dan masyarakat  terhadap teknologi komputer masih rendah.
  16. Kurangnya pengetahuan warga mengenai kewirausahaan.
  17. Masih kurang aktifnya kelompok ternak.
Ditulis dalam Reportase. 2 Comments »

2 Tanggapan to “KKN Part 1 : Sosialisasi Sebelum Kegiatan”

  1. Mantria. TP Says:

    mantap….semoga bermanfaat bagi masyarakat desa selopampang..:)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: