Tips Nabi Muhammad SAW untuk Kita yang Aktif Sepanjang Hari


Sore ini masjid kampus UNDIP kedatangan seorang ustadz sekaligus penulis ternama di negeri ini. Siapa lagi kalau bukan Habibburahman El Shirazy atau yang biasa disapa kang abik. Beliau adalah penulis novel islami best seller nasional yang salah satunya berjudul Ayat-Ayat Cinta. Sebelum memulai inti pokok acara (saya akan ceritakan di posting lain) beliau berkisah tentang putri dari Nabi Muhammad SAW:

Fatimah seorang wanita yang sangat qona’ah. Istri dari Ali ini tidak pernah mengeluh walaupun Ali hanya seorang pemuda yang ekonominya kurang mapan. Segala pekerjaan rumah tangga Fatimah lakukan dengan senang hati. Mulai dari membuat roti, yang kalau di zaman dulu itu gandumnya harus ditumbuk sendiri kemudian dibuat adonan dan dipanggang sendiri, tidak seperti sekarang yang tinggal melangkah keluar dan membeli di warung warung terdeka. Belum lagi kegiatan mengambil air yang jaraknya cukup jauh, yang lagi-lagi tidak seperti saat ini yang tinggal memutar kran lalu air mengalir dengan derasnnya. Dan pastinya semua itu Fatimah lakukan sambil mengurus kedua buah hatinya dan juga merupakan cucu dari Nabi Muhammad SAW yaitu Hasan dan Husein.

Suatu hari Fatimah merasa letih sekali. Ia mulai merasa tidak kuat mengerjakan semua tugas rumah tangga sendiri. Walaupun begitu, Fatimah tidak pernah mengeluh kepada Ali karena ia tidak ingin menambah beban suaminya. Ia justru menceritakan hal itu kepada ayahanda tercinta, Nabi Muhammad SAW, yang ia anggap sebagai seorang yang sangat mengerti dirinya. Fatimah mengadukan semua letihnya kepada Nabi Muhammad SAW dan meminta budak untuk membantunya mengerjakan pekerjaan rumah tangga, paling tidak untuk membantunya mengambilkan air.

Lalu Rasulullah SAW menjawab : “ Maukah kau kuberi yang lebih baik dari itu?” Fatimah pun meng-iya-kan tawaran dari ayahnya. Rasulullah SAW pun menyarankan agar saat sebelum tidur, bacalah tasbih 33x, hamdalah 33x dan takbir 34x agar setiap letih Fatimah yang hadir dalam tubuh bisa sirna saat ia bangun dari tidurnya.

Nah, hal ini tentunya sering teman-teman aktivis alami. Ketika amanah menuntut waktu yang cukup banyak, belum lagi tugas kuliah yang terus memburu dan tentunya pekerjaan kosan (karena kebetulan saya tinggal di kos-kosan) yang tidak jauh dari tugas-tugas rumah tangga. Tentu saja kita merasa letih. Terkadang tidak tidur selama 3 hari pun pernah dialami atau minimal setiap malam hanya bisa tidur 1-3 jam. Tidak lebih. Ternyata, Nabi Muhammad SAW sudah punya resep jitu untuk mempertahankan stamina kita, seperti apa yang beliau sarankan kepada Fatimah. So, tunggu apa lagi? Malam ini langsung saja kita paktik di kamar masing-masing. InsyaAllah, esok pagi kita bisa bangun dengan semangat penuh tanpa rasa letih yang tersisa!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: