Gentle Birth : Cara Lama Rasa Baruu


Sepanjang hamil, saya mencoba cari banyak ilmu baru. Yang menarik, tentang gentle birth. Apa itu? Ya sebenernya sih semacam persalinan normal pada umumnya.. cuma lebih digaris bawahi bisa meminimalkan trauma/ rasa sakit.

Sebenernya gentle birth ini diilhami dari banyaknya ibu2 yang ketakutan saat mau melahirkan gegara dengerin cerita ‘horor’ dari para ibu yg pernah melakukan persalinan. Padahal proses yang dialami memang sudah kodrat wanita.

Jadi, didalam ilmu ini kita diajari tentang bagaimana sesadar-sadarnya menjalani kehamilan, persiapan persalinan sampai detik-detik bertemu dengan buah hati🙂

Banyak para bumil yang kalau ditanya nanti mau lahiran normal apa sc? Jawabannya normal. tapi eh tapi kalau ditanya lagi persiapannya apa? Ga ada. Nah lo!

Kalau diringkas, ada beberapa persiapan gentle birth yang wajib dilakukan saat memasuki trimester 3:

1. Mental
Latihan mental dapat dilakukan dengan melakukan relaksasi / meditasi yang disertai afirmasi positif untuk ibu dan janin yang ada di dalam perut. Yakinkan kepada diri sendiri bahwa kita memiliki cukup kekuatan dan cinta untuk bisa melahirkan dengan aman, nyaman dan lancar. Untuk latihan ini saya coba memakai audio CD untuk relaksasi/meditasi yang dikenal dengan hypnobirthing. Ini semua dilakukan untuk mengatasi rasa cemas, takut, khawatir dan pikiran2 negatif lainnya menjelang proses persalinan. Dan yang pasti, dukungan dan kasih sayang suami (colek uda Yandri Mahaldy Z) sangat penting untuk menjaga jiwa tetap tenang disaat mood sedang naik turun.

2. Fisik
Kalau ini sepertinya sudah banyak yang tau yaa. Mulai dari makan makanan bergizi sampai olah raga teratur 30 menit/hari. Kalau saya suka jalan pagi, yoga dan senam hamil. Yang jelas di latihan fisik ini yang paling utama adalah latihan pernafasan (banyak terdapat di kegiatan yoga). Hal ini dapat membantu ibu berlatih untuk kondisi melahirkan nanti. Begitu juga dengan gerakan-gerakan yang dapat memudahkan kepala bayi masuk ke dalam panggul.

3. Rohani
Dari semuanya sepertinya ini yang paling penting. Yaps, perbanyak ibadah dan doa. Berserah pada Sang Maha Pencipta. Percaya bahwa segala sesuatu sudah diciptakan dengan fungsi yang sebaik-baiknya. InsyaAllah akan merasa lebih tenang. Oia, katanya sih kalau mau anaknya jd hafidz kudu rajin2 hafalan qur’an😀

Nah kira-kira itu ikhtiar untuk menghadapi hari pertemuan dengan buah hati, selebihnya kita serahkan kepada Allah Swt. Semoga dimudahkan, dilancarkan dan diberkahi prosesnya.. aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: